Smadav, siapa yang tak mengenal
anti virus asal Indonesia ini? Tentunya untuk para pengguna laptop ataupun
computer tahu anti virus ini. Tapi, sudah tahukah bagaimana antivirus ini
terbuat? Baiklah.. mari saya jelaskan..
Nama SmadAV sendiri diberikan oleh
penemunya yang bersekolah di SMA 2 Palangkaraya yang sering disebut Smada. Dan
SmadAV adalah gabungan dari Smada + Anti Virus.
Zainuddin Nafarin alias STC alias
Zai ini adalah penemu dari SmadAV, anti virus local. Dia membuatnya saat berada
di kelas 2 SMA, sekitar bulan Oktober 2006. Dikarenakan banyaknya virus-virus
local yang dia temukan dan beberapa temannya yang meminta tolong padanya untuk
dibersihkan laptopnya dari virus local tersebut. Setelah berhasil membuat anti
virus tersebut, Zai disibukkan dengan kegiatan olimpiadenya dan hal-hal yang
bersangkutan dengan sekolah mengingat dia akan menginjakkan ke kelas 3 SMA
dimana akan menempuh ujian akhir. Itulah sebabnya dia belum bisa kembali
mengembangkan anti virus tersebut.
Setelah dia berhasil menyelesaikan
ujian akhirnya dan melanjutkan pendidikkannya di Universitas Gajah Mada,
Yogyakarta. Dia kembali mengembangkan anti virus tersebut. Zai masih berusaha
untuk mengembangankan SmadAV menjadi yang lebih baik lagi. SmadAV sendiri
memerlukan biaya operasional, riset, hosting yang cukup banyak. Jadi, tak
mungkin jika para pengguna laptop atau computer hanya menggunakan SmadAV free.
Inilah beberapa kelebihan juga
kekurangan dari SmadAV.
Kelebihannya:
1. Membunuh virus-virus local
2. Bisa bergabung dengan antivirus lain
3. Security flasdisk yang handal
4. Cocok untuk pengguna offline
5. Harga SmadAV pro yang cukup terjangkau
Kekurangannya :
Kekurangan SmadAV adalah karena SmadAV hanya dapat membunuh virus-virus local, tidak dengan virus luar.


0 komentar:
Posting Komentar